RAILINK to SOETTA AIRPORT Jakarta
- Wanda Lie

- May 3, 2018
- 3 min read
Updated: Jun 22, 2018

Sabtu, 28 April 2018 kemarin. Wanda berencana menjemput Papa caat di Soekarno Hatta International Airport. Tetapi sepulang dari appointment dokter gigi jam 7 pagi, ada sedikit drama melawan rasa kantuk yang super dan suara kemalasan yang tentunya bukan hal yang baik. Wanda kadang sering menghadapi situasi seperti ini, dimana ada suara yang merayu agar Wanda tidak melakukan hal yang baru, dan memilih hanya bersantai malas-malasan di kamar saja. Apakah teman-teman juga pernah seperti ini? Semangat! Jangan kalah dari suara-suara seperti ini, yang membuat kita "jalan ditempat". Puji Tuhan pagi itu Wanda memutuskan untuk melawan, sehingga hari ini mempunyai kesempatan untuk membagikan pengalaman menggunakan Railink ke bandara Soetta.
Ketika pulang dari Bali, Papa caat sering sengaja mencocokkan jadwal kembali ke Jakarta, agar dapat menjemput Wanda langsung di airport. Thank you Papa caat. Kali ini gantian Wanda yang jemput yah, hihihi.
Wanda mencoba Railink dari stasiun BNI City yang letaknya tepat diseberang stasiun Sudirman. Stasiun BNI City ini memang khusus dibangun sebagai stasiun Railink, berbeda dengan stasiun perhentian Railink lain yang digabung dengan stasiun KRL.

Perlu diketahui kereta Railink ini hanya berhenti di stasiun Manggarai (Jakarta Selatan), BNI City (Jakarta Selatan), Duri (Jakarta Barat), Batu Ceper (Tangerang) dan terakhir bandara Soetta.
Jadwal keberangkatan dapat dilihat di website Railink.
Keberangkatan kereta setiap 30menit, contoh : 9.51am kereta selanjutnya adalah 10.21am.

Sesampai di lobby stasiun BNI City, kita harus menaiki eskalator di sebelah kanan hingga lantai 2 untuk menemukan tempat pembelian tiket. Saat itu Wanda berusaha mencari loket untuk membeli tiket. Tetapi di stasiun ini tidak ada loket tiket seperti loket yang biasa kita temukan di stasiun kereta lain nya. Dikarenakan pembelian tiket dilakukan secara self service menggunakan vending machine.

Cara nya klik tickets, lalu klik tujuandan juga masukkan jumlah penumpang. Ikuti petunjuk/arahan dari vending machine. Jangan grogi apalagi panik yah, apabila kurang jelas, takut salah beli, bingung gimana cara pembayaran, langsung saja tanyakan kepada petugas yang sudah stand-by untuk membantu kita dalam proses ini. Wanda juga nanya-nanya koq karena sedikit kagok, hehehe.
Wanda melakukan pembayaran dengan kartu debit BCA dengan mesin EDC yang menempel pada vending machine. Karena vending machine ini tidak menerima tunai, jadi teman-teman harap menyiapkan kartu sebagai alat pembayaran. Vending machine ini menerima pembayaran menggunakan :
1. Kartu kredit berlogo Visa dan MasterCard
2. Prepaid card seperti :
- Flazz (BCA)
- e-money (Bank Mandiri)
- Brizzi (BRI)
- TapCash (BNI)
- Mega Cash (Bank Mega)
3. Kartu debit bank :
- BCA
- Bank Mandiri
- BRI
- BNI
- Bank Mega

Proses pembayaran dengan kartu debit juga sangat mudah, hanya perlu memasukkan kartu ke dalam mesin EDC, lalu sesuai petunjuk pada layar EDC, masukkan pin, loading sebentar untuk approval, selesai deh. Tiket akan keluar disertai struk pembelian tiket.

Lalu dari lantai 2, mengikuti arahan petunjuk, Wanda menuruni eskalator ke lantai 1. Lalu menemukan pintu masuk yang masih dijaga oleh petugas. Agar apabila kita bingung, mereka selalu dapat segera membantu.
Cara melewati gate juga sangat mudah, hanya arahkan barcode yang tertera pada tiket saja. Maka plang akan terbuka. Bingung? Jangan malu untuk menanyakan kepada petugas yah. Lalu kita perlu menuruni 1 kali eskalator lagi untuk sampai di samping rel kereta.
Kereta berangkat tepat waktu, jadi usahakan jangan telat yah.

Bagi teman-teman yang membawa bagasi seperti tas jinjing besar ataupun koper, dapat meletakkannya di rak yang telah tersedia.

Lalu bagi yang lupa men-charge hp, jangan khawatir, selama perjalanan yang kurang lebih 40 menit ini, teman-teman dapat menggunakan fasilitas charging port yang disediakan pada tempat duduk. Senderan kursi juga dapat dimundurkan untuk menambah kenyamanan selama perjalanan. Dan juga tersedia majalah Railink di kantor kursi. Hmm, kereta rasa pesawat yah ini, haha.

Stasiun Railink di bandara Soetta terletak diantara stasiun Skytrain terminal 1 dan terminal 2 Bandara Soetta. Untuk menuju terminal 1, 2 dan 3, kita perlu menggunakan fasilitas Skytrain, untuk menikmati fasilitas ini kita tidak dikenakan biaya apapun. Hanya perlu bersabar menunggu datangnya Skytrain yang kurang lebih setiap 10-15menit sekali.
Dan yang terakhir, yang pastinya paling ditunggu-tunggu. Berapa harga tiket Railink? Diwebsite Railink, harga tiket dari stasiun BNI City menuju Bandara Soetta adalah IDR 70.000,-. Tetapi pada saat Wanda melakukan pembelian tiket pergi maupun pulang, harga tiket yang dikenakan hanya IDR 35.000,-. Harga ini hanya berlaku setiap weekend hingga tanggal 27 Mei 2018. Saat ini harga telah kembali normal menjadi IDR 70.000 walau saat weekend.
Dengan kereta yang masih baru dan bersih, dilengkapi dengan fasilitas stasiun dan petugas-petugas yang membantu, membuat nyaman perjalanan pulang pergi ke bandara Soetta. Sehingga Wanda dan Papa caat memutuskan untuk menggunakan Railink untuk kembali ke tengah kota Jakarta. Jangan lupa melihat pemandangan diluar jendela yah.

Enjoy! ❤




Sama-sama Agnes ♥️
Thank you Wanda untuk infonya 👍